Health

Trik Ngemil Tanpa Rasa Bersalah

By  | 
Anda mungkin salah satu orang yang terbiasa mengonsumsi camilan,  yang dilakukan diantara kebiasaan makan tiga kali dalam sehari.  “Snacking Habit Report: Indonesia”  menyebutkan rata – rata 1 dari 3 populasi konsumen Indonesia mengonsumsi lebih dari 3 camilan per hari. 

Survei yang dilakukan terhadap 1.500 konsumen dewasa di Indonesia dan 500 orang ibu rumah tangga dengan usia anak antara 3 hingga 12 tahun ini menemukan bahwa hanya 36 persen masyarakat Indonesia yang mengonsumsi camilan seorang diri. Artinya ngemil sering kali dipicu oleh faktor sosial dan emosional sebagai alat perekat interaksi dan aktivitas sosial. Masyarakat seringkali tidak memperhatikan mengapa mereka mengemil atapun bagaimana cara mereka mengkonsumsi camilan tersebut.

Tara de Thouars, ahli psikologis klinis yang berfokus pada diet dan pola makan, menekankan pentingnya menanamkan kebiasaan ngemil secara lebih cermat. “Dengan membiasakan ngemil secara lebih cermat, masyarakat sebaiknya mengkonsumsi camilan secara penuh perhatian dan benar – benar menikmati setiap gigitan saat mengonsumsinya. Sebelum mengonsumsi camilan, pahamilah mengapa kita membutuhkan camilan, apakah karena lapar atau sekedar ingin memberikan ‘hadiah’ pada diri sendiri. Dengan memahami kebutuhan masing-masing akan camilan, diharapkan dapat membantu untuk memilih apa yang harus dikonsumsi.” jelas Tara.

Berikut ini adalah sejumlah tip yang dapat dilakukan masyarakat untuk menikmati camilan secara lebih cermat:

  • Mengontrol porsi konsumsi camilan, dan menyimpan sisanya di luar jangkauan tangan.
  • Tidak ngemil saat memakai handphone, atau menonton TV.
  • Mencium aroma dan benar-benar merasakan cita rasa camilan tersebut.
  • Mengunyah camilan secara perlahan.
  • Menikmati tekstur camilan.
  • Menyelesaikan konsumsi camilan sebelum mengambil porsi camilan berikutnya.

Foto 3

Memahami adanya kebutuhan konsumen tersebut, Mondelez Indonesia ingin menginspirasi masyarakat Indonesia untuk mengonsumsi camilan secara lebih cermat. Khrisma Fitriasari, Head of Corporate and Government Affairs Mondelez Indonesia, menjelaskan, “Mondelez Indonesia sebagai bagian dari Mondelez International berupaya untuk menginspirasi masyarakat agar ngemil secara lebih cermat agar lebih memuaskan, seimbang, dan menghilangkan rasa bersalah yang kerap diasosiasikan dengan ngemil.”  (Yosi Avianti/Photo : Dok. Momdelez Indonesia)

Shares