Mind

Smart Mama Story: Berbagi Ilmu Anti Hoax

By  | 

Hi Mams! Di era digital ini, seberapa sering Anda menerima blast informasi melalui akun sosial media & aplikasi chat seperti WhatsApp atau Line Messanger? Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) merilis sebuah survei terbaru yang menunjukkan bahwa 44,3% masyarakat Indonesia menerima berita hoax setiap hari.

Tidak hanya soal politik, berita tentang kesehatan, makanan & minuman menempati urutan ke 3 & 4 jenis informasi hoax yang paling sering disebar melalui website atau chat messanger.

Ki- Ka: Karlina, Citra, Ajeng - Founder Indonesia Voice of Women.

Ki- Ka: Karlina, Citra, Ajeng – Founder Indonesia Voice of Women.

Berawal dari kegelisahan inilah, Citra Indah Lestari, mama dari Gemilang (6) bersama Karlina Octaviany, sesama alumini penerima program beasiswa Chevening dari Pemerintahan Inggris serta Dwi Ajeng Widarini yang berprofesi sebagai seorang dosen di salah satu Universitas swasta di Jakarta berinisiatif membangun Indonesia Voice of Women (Invow), wadah untuk pelatihan literasi media yang bertujuan untuk memberikan edukasi sadar hoax, khususnya bagi para wanita di Indonesia, “Kami membuat modul pelatihan untuk peserta yang berada di Tangerang Selatan, Bandung & Jakarta; melatih memeriksa kebenaran setiap berita yang telah diterima,” ungkap Citra saat ditemui dalam acara Tempo Media Week (Jumat, 24/11/2017) di Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat.

Lebih lanjut Citra menjelaskan, selama ini Invow bekerjasama dengan KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh), program Pemerintah lanjutan yang menggantikan PNPM MP (Program Nasional Pemberdayaan Masyrakat Mandiri Perkotaan) & menggandeng komunitas perempuan di setiap kelurahan ketiga wilayah yang dituju untuk diberi workshop pembelajaran tentang penggunaan internet yang tepat, “Berdasar pengalaman, major problem yang kita hadapi saat ini adalah ketidakpahaman masyarakat tentang sumber informasi yang benar. Kecenderungan untuk tidak memeriksa kebenaran sebuah berita dan langsung menyebarkan informasi terbilang cukup tinggi.”

invow 2

Aktivitas Indonesia Voice of Women

Aktivitas Indonesia Voice of Women

Berikut tip untuk mamas dalam menangkal berita hoax:

1. Manfaatkan browser untuk mencari tahu kebenaran berita. Manfaatkan kata kunci dari berita yang tersebar, misalnya “penculikan anak” dengan menyertakan sumber lokasi yang diberitakan, “Aspek 5W1H dapat dijadikan sumber kata kunci untuk mencari tahu kebenaran berita di search engine,” tambah Citra.

2. List sumber informasi terpercaya, misalnya Tempo, Detik, Kompas atau situs – situs pemerintahan yang sudah tidak diragukan lagi kredibilitasnya. Ketika sudah melewati tahap pertama, pastikan Mamas mengonsumsi informasi dari platform tersebut terlebih dahulu.

3. Filter berita dari akun Facebook. Penting untuk mencari tahu darimana akun penyebar sumber berita yang dimaksud, dahulukan akun terverified (Fanpage) atau situs resmi seperti Badan POM dan hindari menyebarkan berita yang bersifat opini dari akun pribadi seseorang. (Baca juga: 3 Langkah Kenali Berita Hoax)

“Semoga movement ini dapat disebarluaskan hingga menjangkau perempuan di luar Pulau Jawa, membangun komunitas mandiri yang cerdas digital sehingga pada akhirnya, mereka dapat menyaring informasi khususnya bagi anggota keluarga masing – masing,” tutup Citra. Mamas yang ingin membantu berperan menjadi relawan Invow, dapat menghubungi akun Facebook diatas. Keep inspiring us all, Mamas! (Nathalie Indry/KR/Photo: dok. Invow, pribadi)

Shares