Relationship

15 Saran untuk Pernikahan Bahagia

By  | 

Bukan rahasia lagi bahwa yang namanya pernikahan membutuhkan 3 hal utama ini, yaitu kasih sayang, perhatian, dan tentunya ‘dirawat’. Bukan hal yang selalu mudah untuk dilakukan, mengingat faktor eksternal seringkali turut ikut memengaruhi mood dan permasalahan yang dihadapi. Berikut adalah 15 saran tentang bagaimana menjaga keutuhan pernikahan dari expert maupun mereka yang telah menjalani pernikahan selama bertahun-tahun.

1. Komunikasi.

“Saya pikir komunikasi adalah kunci. Walaupun semua orang sudah pasti akan mengatakan hal yang sama, namun komunikasi yang saya maksud disini adalah benar-benar mendengarkan satu sama lain dan memutuskan bahwa Anda dapat meluangkan waktu untuk meredakan emosi namun tanpa menghindari permasalahan yang ada. Bertengkarlah secara fair. Suami saya kerap melupakan masalah, sedangkan saya tidak akan menganggap semuanya baik-baik saja sebelum masalah benar-benar selesai. Jadi komunikasi sangatlah penting,” ujar Cynthia yang telah menikah selama 4 tahun.

2. Respect.

“Menghormati satu sama lain. Jangan pernah mengucapkan atau melakukan sesuatu yang akan memperburuk masalah Anda dengan suami. Apalagi bila itu sampai menyinggung harga dirinya. Never forget about respect!” tambah Cynthia.

3. It’s not about receiving.

“Mungkin nasihat terbaik yang pernah saya terima adalah: sebuah hubungan bukanlah tempat untuk mendapatkan sesuatu, namun untuk memberikan sesuatu,” ujar Gina, telah menikah selama 2 tahun.

4. You can’t stop trying.

“Anda harus selalu memperlakukan pasangan Anda seperti yang Anda lakukan selama bulan madu. Jadilah orang yang baik hati, sabar, penuh kasih sayang, bersedia membantu pasangan dan berada di sana untuk mereka setiap saat. Seperti kutipan dari André Maurois: ‘Perkawinan yang bahagia adalah percakapan yang panjang.’ Jadi mengobrol dengan pasangan Anda setiap saat, berkomunikasi, dan menemukan hobi baru untuk dilakukan bersama hingga Anda selalu memiliki sesuatu untuk dibicarakan bersamanya!” tambah Gina.

5. Keep showing gratitude to your partner.

“Bersyukur atas pasangan Anda adalah salah satu hadiah terhebat yang dapat Anda berikan kepada pasangan Anda dan diri Anda sendiri. Setiap hari, tulislah daftar setidaknya tiga hal yang Anda syukuri tentang pasangan Anda. Bawalah setiap kali Mamas membutuhkan pengingat. Jangan lupa beritahu pasangan Anda setiap hari betapa bersyukurnya Anda memiliki suami seperti dirinya,” saran Dr. Dain Heer, relationship expert.

6. Jalani hubungan Anda seperti baru menikah.

“Hilangkan dan lupakan hal yang buruk di hari kemarin, lalu mulailah dengan hubungan yang baru setiap harinya,” urai Dr. Dain.

7. Don’t go to bed angry.

“Jangan bawa masalah Anda ke tempat tidur. Sebelum Anda pergi tidur, setelah bertengkar atau marah, buatlah list apa saja yang Anda syukuri dan biarkan kebencian mereda. You will feel better,” terang Dr. Dain.

8. Speak up.

“Jujurlah dengan apa yang Anda harapkan dan apa keinginan Anda, karena Anda tidak bisa mengharapkan pasangan Anda bisa membaca pikiran Anda. Setelah saling terbuka tentang perasaan Anda dan pasangan, suami yang baik tak akan keberatan untuk memenuhi harapan Anda, walau semuanya tak langsung sempurna,” jelasTara, yang telah menikah selama 2,5 tahun.

9. Don’t hold things in.

“Jangan biasakan memendam perasaan Anda, membiarkannya bertumpuk hanya akan diakhiri dengn ledakan emosi yang akan membuat segalanya berantakan,” saran Alia, telah menikah selama 6 tahun.

10. Don’t lost yourself.

“Pastikan kita tak meninggalkan hal yang kita gemari, seperti berolahraga, mendengarkan musik, melukis, dan sebagainya. Sangat penting untuk tetap menjadi diri sendiri dan menjalani hal yang kita sukai walau telah menikah agar tetap bahagia dan tak kehilangan jati diri,” ujar Alia.

11. Keep the reminders coming.

“Jangan segan untuk saling mengingatkan hal-hal penting untuk menjaga keharmonisan rumah tangga. Seperti wedding anniversary, atau jadwal kencan selanjutnya,” tambah Alia.

12. Do nice things without being asked to.

“Randomly leave notes, buy presents, or send flowers for no reasons,” kata Alia.

 

Young couple having dinner at a restaurant.

 

13. Have sex on date night.

“Saya memiliki seorang teman yang juga berprofesi sebagai psikolog, dan ia menyarankan saya untuk melanjutkan acara kencan bersama suami dengan sex,” ujar Kristi, telah menikah selama 1,5 tahun.

14. Kesuksesan sebuah pernikahan memerlukan fondasi yang kuat.

“Ketahuilah bahwa Anda mungkin tidak akan selalu merasa jatuh cinta pada pernikahan Anda, dan tak ada yang salah dengan hal itu. Terkadang Anda akan membenci suami Anda kala berargumen dengannya, itu wajar terjadi karena setiap hubungan akan melewati titik terbaik dan juga terendah. Namun bila hubungan Anda dibangun berdasarkan cinta dan komunikasi yang kuat, titik terendah yang berhasil dilewati justru akan memperkuat pernikahan Anda lebih kuat,” terang Kristi.

15. Tetaplah kompak di depan anak-anak.

“Jika Anda sudah memiliki anak, apapun masalah rumah tangga yang dihadapi, tetaplah kompak dan harmonis di depan anak. Masalah yang dihadapi bersama suami, bicarakan berdua saja, tanpa libatkan anak,” tambah Kristi. (Tammy Febriani/KR/Photo: iStockphoto.com)

Shares