Relationship

Kembali Percaya Diri Setelah Dikhianati

By  | 

Dalam berumah tangga, tak bisa dipungkiri yang namanya masalah pasti akan selalu ada. Namun bagaimana bila masalah yang dihadapi adalah perselingkuhan? Dikhianati tak hanya membuat hati sakit, namun juga membuat Anda tak lagi percaya diri menjalani rumah tangga dengan pasangan, pun ia sudah mengakui kesalahannya dan ingin kembali kepada Anda.

Banyak faktor yang membuat banyak orang memilih memaafkan demi mempertahankan rumah tangganya. Kebanyakan dari pasangan-pasangan tersebut memilih mempertahankan rumah tangga keduanya karena alasan anak. Walau keputusan telah diambil, namun tentunya kondisi rumah tangga akan sulit kembali seperti sebelumnya bukan, Mams? Rasa insecure dan sakit hati, tak bisa dipungkiri pasti akan tumbuh di hati Anda. Lalu bagaimana mengembalikan rasa percaya kepada pasangan dan juga kembali percaya diri menjalani rumah tangga setelah diselingkuhi? Berikut saran dari Smart Mama:

 

Young couple with baby looking sad

 

1. Forgive.

Ini merupakan hal yang paling sulit untuk dilakukan. Mengingat maaf ini tak hanya terucap dari bibir Anda saja, namun juga harus dari hati Anda. Setelah Anda bisa memaafkan kesalahannya, Anda akan merasa lebih ‘ringan’. Dan ingat ya Mams, perselingkuhan dalam rumah tangga Anda bukanlah kesalahan Anda, jadi jangan menyalahkan diri Anda sendiri. Apapun kekurangan Anda sebagai istri, tak bisa jadi alasan bagi pasangan untuk kemudian berselingkuh. Ketika Anda sudah bisa memaafkan, maka Anda sudah bisa menganggap semuanya berlalu dan kemudian bisa move on.

2. Kembali Menerimanya.

Setelah memaafkan, tentunya Anda juga harus mulai mencoba kembali membuka hati Anda untuk pasangan. Tak perlu memaksakan, cukup perlahan. Semua ada prosesnya. Jelaskan padanya bahwa hal ini tak bisa dilakukan dalam sekejap.

3. Koreksi Diri.

Walau tak boleh menyalahkan diri sendiri atas perselingkuhan yang dilakukan pasangan, namun ada baiknya Anda dan pasangan juga sama-sama mengoreksi diri masing-masing. Apa kekurangannya di masa lalu bisa Anda utarakan padanya, begitu pula halnya dengan pasangan, ia boleh mengungkapkan apa harapannya pada Anda. Berubah total memang sulit namun berusaha memperbaiki akan jadi nilai plus bagi hubungan ‘baru’ Anda dan pasangan.

4. Perbaiki Komunikasi.

Bila sebelumnya komunikasi Anda dan pasangan sempat memburuk, maka ini saatnya untuk memperbaikinya. Lebih terbuka dan tak lupa menginformasikan kegiatan masing-masing di hari itu bisa jadi awal yang baik. Jangan lupa juga untuk saling bercerita mengenai keseharian anak ya, Mams!

5. Honeymoon.

Setelah semua membaik, cobalah meluangkan waktu Anda berdua saja bersama suami. Lakukan honeymoon kedua. Waktu yang dihabiskan hanya berdua saja tanpa ada anak, akan membuat Anda dan pasangan lebih fokus dan bisa kembali dekat. (Tammy Febriani/KR/Photo: Istockphoto.com)

Shares