Health

Smart Mama Story: Kenalkan Gaya Hidup Sehat pada Anak

By  | 

For kids, healthy eating means having a healthy relationship with food.

Tentu saja, makanan yang dimaksud di sini adalah asupan sehat yang kaya akan nutrisi. Lebih dari menyediakan menu makanan untuk Si Kecil, konsep healthy eating for kids akan bermanfaat bagi anak – anak di masa depannya. Mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang sadar akan kebutuhan makanan sehat, memahami proses pembuatan menu dan porsi kebutuhan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh, hingga terhindar dari berbagai macam penyakit. Pengenalan langkah ini sudah bisa Anda lakukan sejak usia Si Kecil menginjak 6 bulan, lho, pada saat memasuki masa MPASI.

Sharing pengalaman Giulia Sartori, seorang nutritionist asal Italia yang kini menetap di Jakarta sekaligus mama dari 2 orang anak Mia (3 th) dan Cassiel (5 bulan) dan founder Mia Chia Healthy Snack tentang aktivitas keseharian memperkenalkan konsep hidup sehat sejak dini berikut dapat menjadi inspirasi bagi Anda. Menurutnya, anak – anak tidak hanya harus mengonsumsi makanan sehat. Tetapi juga memahami manfaat dibalik gaya hidup yang mereka jalani dalam keseharian. “As they are growing up, they will likely choose healthier options compared to others,” ujarnya.

Apa saja kebiasaan sehat yang ditanamkan keluarga Giulia untuk anak – anak di rumah?
Saya selalu mengajak anak – anak untuk ikut terlibat langsung dalam proses pemilihan menu dan pengolahan makanan yang kami konsumsi di rumah. Mia yang masih berusia 3 tahun setiap hari membantu saya mempersiapkan makan malam, termasuk mencicipi setiap menu yang kami buat. Sambil memasak, saya bercerita kepadanya tentang bahan – bahan makanan yang kita olah bersama, misalnya dari mana asal sayur – sayuran, bagaimana proses pertumbuhan, dan siapa saja yang mengonsumsinya. Yang tidak boleh dilupakan dalam proses ini adalah, bahwa anak – anak akan mengadaptasi setiap kebiasaan yang dilakukan oleh orangtuanya. Mereka yang terbiasa melihat kita mengonsumsi brokoli, misalnya.. akan merasa tertarik untuk ikut mencobanya juga.

Scrambled eggs with avocado and green beans
Sharing dong, menu makanan sehat untuk anak yang praktis dan bisa kita coba di rumah?
* Menu sarapan sehat kami, termasuk Mia: Semangkuk telur orak – arik, alpukat, dan taburan almond/kacang mede serta 1 gelas jus buah. Kami juga mengonsumsi chia seed karena kandungan omega 3 nya 8 kali lebih tinggi daripada ikan salmon, kandungan kalsiumnya 6 kali lebih tinggi dibandingkan susu.

* Menu camilan: Edamame kukus yang kaya akan protein atau nut mix almonds dan jenis kacang – kacangan lain sebagai camilan saat ia pergi ke sekolah. Saya merekomendasikan produksi ice cream sehat yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Bekukan saja potongan buah segar di dalam freezeer dan campurkan dengan yogurt. Easy!

* Menu makan malam: Sup dan sayuran segar. Saya merekomendasikan mamas untuk memilih jenis beras merah karena kandungan serat pangannya yang lebih tinggi dibandingkan beras putih pada umumnya. Sesering mungkin kami memperbanyak konsumsi buah dan sayur, walaupun tetap menyediakan menu tambahan seperti ikan tanpa kandungan merkuri yang tinggi seperti tuna, daging ayam organik dan daging merah.

Blueberry vanilla popsicles on a white marble background
Adakah larangan konsumsi bahan makanan tertentu untuk menu sehat ini?
Ya, kami sekeluarga tidak mengonsumsi gula atau zat tambahan makanan. Karena banyaknya asupan gula pada anak sangat erat kaitannya dengan obesitas, diabetes, serta kerusakan gigi. (Baca: 13 Alasan Anda Tak Perlu Menambahkan Gula – Garam pada Makanan Si Kecil). Selain itu, tahukah mamas bahwa kandungan gula akan memberi efek ‘ketagihan’ yang 8 kali lebih besar daripada obat – obatan? Realitanya, makanan dengan kandungan gula biasanya akan membuat kita merasa ingin mengonsumsinya lagi dan lagi; lalu cenderung akan kecewa dan marah bila tidak mendapatkannya. Semua bahan makanan baik sayur maupun buah secara alami sudah mengandung garam dan gula. Ajari anak – anak untuk dapat merasa ‘cukup’ dengan rasa yang alami.

Apa ya menu khusus yang secara alami dapat berfungsi sebagai obat untuk penyakit ringan dan penambah vitalitas tubuh Si Kecil?
Berikan konsumsi air dalam jumlah banyak atau campuran air lemon dan madu. Madu lokal, terutama, sangat baik untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak dan menyerang virus yang berkembang di sekitar kita. Selain itu, saya selalu memastikan mereka juga mengonsumsi sup sayur dan air kelapa murni untuk mempertahankan vitalitas tubuh. Yuk, mulai memasak menu sehat untuk Si Kecil hari ini! (Nathalie Indry/KR/Photo: dok. Giulia, Istockphoto.com)

Shares