Pleasure

Terbang Jarak Jauh Dengan Si Kecil? No Problem!

By  | 

Mamas, apakah Anda berencana untuk terbang jarak jauh bersama si Kecil di bulan penuh liburan ini? Kalau ya, jangan remehkan seni untuk packing tas kabin ya Mams. Seringkali hal ini menjadi kunci dari perjalanan bebas stres lho. Yuk simak tip traveling fun bersama Si Kecil

Apa Saja yang Perlu Dibawa?

  1. Baju ganti, atau pada dasarnya segala sesuatu yang akan dia kenakan. Seperti: atasan, bawahan, kaos kaki, diapers (dan wet wipes/tissue), sweater, bib. Jika jam keberangkatan malam hari maka kenakan dia pakaian nyaman seperti piyama, bawa pakaian ganti untuk paginya.
  2. Snack dan makanan kecil lainnya. Selain untuk mengganjal perut dari kelaparan serta menjaga mood baik anak, snack juga berfungsi untuk menghindari kuping pengang selama pesawat take off dan landing. Berikan sedikit demi sedikit ketika pesawat mulai berancang-ancang naik/turun.
  3. Susu. Beberapa maskapai penerbangan memperbolehkan orangtua membawa susu dalam botol untuk anak-anak di bawah usia 2 tahun. Silahkan cross check dengan maskapai yang Anda gunakan untuk memastikan. Jika tidak boleh, bawa saja botol susu Si Kecil, karena susu (biasanya jenis UHT) bisa Anda dapatkan di dalam pesawat dan di bandara transit (jika ada).
  4. Obat-obatan. Selain obat yang memang dibutuhkan Si Kecil (beserta resep dokter – jika ada), jangan lupakan perkakas P3K mini Anda untuk di kabin, seperti plester, parasetamol (cair) dan alat injeksi oralnya, antihistamin, obat anti mabuk kendaraan, dll. Anda barangkali tidak membutuhkannya, tapi jika ya Anda akan lega mempunyai persediaan obat-obat tersebut di pesawat. Better safe than sorry, right?
  5. Hiburan. Apa aktivitas favorit si Kecil, Mams? Menggambar? Bermain sticker? Bermain tablet? Apapun itu, pastikan Anda membawa hiburan kesayangannya. Isi tablet Anda dengan film-film favoritnya, kalau perlu tambahkan games maupun aplikasi lain yang si Kecil suka. Jangan lupa membawa kabel charger. Biasanya pesawat terbang jauh mempunyai outlet charger di kursi yang bisa menjadi penyambung nyawa di kala baterai tablet Anda mulai tiris.

Waiting for plane

Tas Ideal
Pilihlah tas kabin dengan ukuran besar, tapi tidak melewati ukuran yang diperbolehkan maskapai. Saya sendiri lebih menyukai tas ransel beroda dengan banyak kantong, sehingga lebih praktis. Selain tas kabin, siapkan juga tas lain yang lebih kecil (saya menggunakan tas bahan). Gunanya adalah, sementara tas kabin Anda letakkan di compartment atas, tas kecil ini bisa Anda selipkan di bawah kursi sehingga selalu dalam jarak jangkau.

Handbag Anda adalah tempat meletakkan barang-barang penting seperti: Dokumen perjalanan (paspor, visa, dll), dompet dan handphone, surat dokter, resep dokter, pulpen, dll.

Bagaimana Penempatan Barang-Barang dalam Tas?
Pada dasarnya tas kain Anda akan menampung barang-barang yang 99% akan Anda butuhkan selama di pesawat. Contohnya: Diaper (dua buah), wet wipes kecil, tissue kecil, sepasang baju ganti, 2-3 buah snack, mainan kesayangan Si Kecil. Idealnya adalah Anda tidak harus bolak balik membuka compartment atas kecuali memang benar-benar dibutuhkan.

Sementara itu tas besar kabin Anda akan menampung sisanya, seperti: Sisa diapers selama perjalanan, wet wipes ukuran besar, tissue ukuran besar, sisa baju ganti, sisa snack, buku gambar, buku tulis, dan lain-lain.

Dalam packing tas besar kabin, letakkan tas kain di posisi teratas, sehingga Anda tinggal menariknya keluar dari tas kabin ketika tiba di pesawat. Praktis dan hemat energi!

Yang Perlu Diperhatikan:
1. Batas maksimal benda cair yang boleh Anda bawa ke kabin adalah 100ml (kecuali susu untuk beberapa maskapai).
2. Jika Anda terbang lintas negara, maka produk segar seperti sayuran atau buah-buahan dilarang masuk ke bandara tujuan Anda. Untuk lebih jelasnya, selalu cek website resmi negara tujuan Anda tentang barang-barang apa yang boleh/tidak boleh Anda bawa masuk untuk menghindari masalah di bea cukai. Safe flight, Mams! (Nina Addison/KR/Photo: Istockphoto.com)

Shares