Finance

Manajemen Keuangan Saat Mudik

By  | 

Momen kebersamaan dengan keluarga besar saat lebaran merupakan hal yang sangat dinantikan oleh semua umat muslim. Sehingga, menjelang datangnya hari lebaran, para umat muslim pun akan mempersiapkan diri untuk mudik ke kota kelahirannya.

Anda tak mudik pun, momen lebaran menjadi momen spesial yang membuat kita ingin mempersiapkan segala sesuatunya sebaik mungkin. Pengeluaran untuk baju lebaran, angpao dan makanan sajian lebaran membuat pengeluaran Anda menjadi lebih besar. Apalagi bila Anda harus mudik. Pengeluaran ekstra untuk transportasi dan akomodasi pun harus diperhitungkan.

Lalu bagaimana agar perjalanan mudik dan lebaran tetap menjadi momen spesial tanpa kesulitan keuangan? Berikut ini beberapa trik yang bisa Anda coba, selama Anda disiplin, maka trik berikut dapat menjaga keseimbangan finansial Anda.

1. Catat Pos Pengeluaran. Tentu ada banyak sekali kebutuhan yang akan memerlukan banyak uang. Untuk membantu Anda, buat beberapa pos penting untuk dicatat guna memudahkan pengelolaan keuangan Anda selama mudik. Pos-posnya yaitu:

a. Biaya transportasi. Hitung perkiraan biaya transportasi saat berangkat, selama di kota kelahiran, dan perjalanan pulang ke rumah. Bagi Anda yang membawa kendaraan pribadi, tak hanya biaya bahan bakar dan tol saja yang Anda masukkan, biaya untuk sekedar makan dalam perjalanan ketika istirahat juga harus Anda perhatikan.

b. Biaya akomodasi. Biaya akomodasi ini juga sangat penting direncanakan bagi Anda yang mungkin ketika mudik harus menginap di hotel atau tempat yang lain karena keterbatasan tempat tinggal.

c. Biaya rekreasi. Di sana tentunya Anda juga pergi berekreasi kan Mamas? Dan biasanya, biaya untuk rekreasi ini akan lebih besar dari pos biaya yang lain. Untuk rekreasi, Anda harus mampu mengkalkulasikan paling tidak gambaran kasar seberapa besar biaya yang Anda butuhkan. Siapa saja anggota keluarga yang ikut serta dalam rekreasi, seberapa jauh tempat rekreasi, bisa menjadi pertimbangan Anda untuk membuat patokan.

c. Biaya angpao. Buat daftar siapa saja yang harus diberi angpao. Buat prioritas utama, siapa yang paling pantas dan membutuhkan untuk diberi angpao. Dari daftar yang dibuat Anda juga akan tahu berapa besar angpao yang akan diberikan bagi tiap-tiap orang. Mungkin Anda ingin memberi semuanya, namun percayalah, memberi angpao akan jauh lebih berguna jika diberikan pada yang lebih membutuhkan.

2. Pakai THR untuk biaya mudik. Usahakan jangan memakai uang gaji bulanan untuk mudik Anda. Sebaiknya gunakan uang THR untuk memenuhi kebutuhan mudik Lebaran Anda. Karena, dengan memakai uang THR maka kebutuhan bulanan Anda ke depan tetap aman dengan gaji bulanan yang Anda peroleh.

3. Bawa uang secukupnya. Selama dalam perjalanan mudik, hindari membawa banyak uang tunai. Cara ini akan sangat membantu Anda dalam mengelola keuangan ketika mudik Lebaran. Biasanya, kita akan mudah tergoda untuk membeli sesuatu ketika ada uang dalam dompet. Sebaliknya, ketika di dalam dompet tidak ada uang, yang ada hanya kartu ATM, maka itu bisa sedikit mengurangi keinginan Anda pada hal-hal yang tidak perlu. Meskipun tidak membawa uang dalam jumlah besar, namun kartu ATM, kartu kredit, kartu debet juga perlu Anda siapkan untuk keperluan darurat.

4. Keuangan setelah lebaran. Jangan sampai mudik lebaran membuat Anda lupa bahwa setelah lebaran, masih ada hari-hari yang harus dilalui sebelum menerima gaji bulanan lagi. Jangan sampai Anda kehabisan uang dan jadi berhutang. Jadi, sebaiknya Anda siapkan pos untuk biaya setelah lebaran dari gaji Anda ya, Mamas. Simpan dengan benar biaya ini, jangan sampai Anda mengganggu pos ini untuk keperluan lebaran. (Tammy Febriani/KR/Photo: Istockphoto.com)

Shares