Finance

Cara Kendalikan Kebiasaan Konsumtif

By  | 

Menurut Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), konsumtif diartikan sebagai kecenderungan manusia untuk menggunakan konsumsi tanpa batas. Dan faktor lingkungan serta banyaknya promosi memikat yang ditawarkan para produsen, sangat memengaruhi seseorang berperilaku konsumtif. Termasuk juga keinginan seseorang untuk dapat tampil beda dari yang lain, atau sekadar ikut-ikutan teman. Bila Anda merasa memiliki sifat ini, yuk kendalikan kebiasaan konsumtif ini dengan melakukan beberapa hal berikut:

  1. Tentukan budget belanja. Menurut perencana keuangan, idealnya nilai uang belanja bulanan adalah sebesar 30-50 persen dari pendapatan Anda setiap bulan. Yang dimaksud dengan belanja di sini termasuk biaya sandang, pangan, dan hiburan.
  2. Tentukan prioritas. Pilih dengan cermat barang-barang apa saja yang jadi prioritas. Penuhi prioritas Anda terlebih dahulu, dan setelah terpenuhi, baru tentukan kembali mana apa saja yang masih bisa masuk dalam budget belanja Anda di bulan ini.
  3. Biasakan membawa uang tunai. Dengan meninggalkan kartu kredit selagi berbelanja, Anda dapat membatasi belanjaan Anda. Selain membawa uang tunai, Anda juga dapat menggunakan kartu belanja seperti Flazz atau e-Money yang nilainya bisa disesuaikan anggaran belanja Anda.

Ingat Mamas, kebiasaan konsumtif dalam berbelanja dapat memengaruhi gaya hidup Anda saat pensiun nanti. Jangan sampai saat sudah tidak produktif lagi, Anda masih harus bekerja lagi demi memenuhi kebutuhan hidup. Hitung berapa nilai uang yang dibutuhkan saat Anda pensiun, dengan mengetahui berapa dana yang harus terkumpul saat pensiun, juga bisa menahan keinginan Anda bersifat konsumtif. (Tammy Febriani/LD/Photo: Istockphoto.com)

Shares