Career

Tip Menghadapi Sifat Pelupa Si Calon Mama Bekerja

By  | 

Mudah lupa saat hamil adalah hal normal dan sangat umum dialami calon mama. Walaupun Anda memiliki kemampuan memori tajam, ahli dalam multitasking job, maupun orang yang sangat terorganisir, Anda tetap memiliki kemungkinan akan mengalami kesulitan mengingat, seperti di mana Anda meletakkan dompet Anda di rumah, misalnya.

Tak perlu khawatir, Mams to be, ini hanya bersifat sementara saja kok selama Anda hamil. Kondisi seperti ini kerap disebut brain fog atau pregnancy brain. Dan lagi-lagi, perubahan seperti sekarang ini disebabkan hormon kehamilan.

Tentunya kondisi ini bisa sangat mengganggu pekerjaan kan, Mams to be. Lalu bagaimana menghadapi hal ini? Berikut hal-hal yang bisa Anda lakukan saat mengalami pregnancy brain ini.

  • Ambil nafas dalam-dalam, dan cobalah tidak terlalu menyalahkan diri Anda sendiri. Stres hanya akan memperparah kondisi Anda.
  • Mencatat. Bila Anda perlu mengingat sesuatu, seperti harus menelepon seseorang, membuat janji meeting dengan klien, dan sebagainya, maka buatlah catatan sebagai pengingat dan tempel di tempat yang mudah terlihat. Bila perlu, tempel note Anda ini di beberapa tempat.
  • Manfaatkan teknologi. Gunakan gadget Anda sebagai alat pengingat. Gunakan fasilitas¬† di laptop, smartphone, atau gadget lainnya untuk membantu Anda apa saja to do list Anda.
  • Back-up system. Kurangi jumlah hal yang harus Anda ingat. Pilah dan pilih pekerjaan yang memang tanggung jawab Anda seorang, dan delegasikan sisanya pada rekan kerja satu tim Anda. Dan pastikan saat sedang tak bisa hadir ke kantor, ada orang lain yang bisa jadi back up Anda.
  • Lebih santai. Banyak-banyaklah tertawa, Mams to be. Menghadapi hal ini dengan santai akan membuat Anda dan pasangan lebih happy. Seperti saat meninggalkan kunci mobil di dalam kulkas dan mencarinya di sekeliling rumah seharian misalnya, anggap saja ini sebagai sesuatu yang lucu dan pantas ditertawakan.
  • Kolin. Mineral yang juga disebut asetilkolin akan membantu meningkatkan memori Anda. Para peneliti percaya bahwa konsumsi makanan kaya kolin selama kehamilan dapat membantu meningkatkan fungsi otak Anda dan Si Janin. Makanan tinggi asetilkolin adalah sawi putih, kembang kol, dan brokoli.
  • Omega-3. Konsumsi makanan yang mengandung DHA, seperti beberapa ikan-ikanan yang memang sudah terbukti aman bagi kehamilan. Omega 3 ini merupakan sumber nutrisi yang mendukung kesehatan otak Anda dan bayi dalam kandungan.
  • Skip the gingko. Lupakan mengonsumsi suplemen herbal seperti ginko biloba. Memory booster ini belum terbukti aman dikonsumsi selama kehamilan. (Tammy Febriani/LD/Photo: Istockphoto.com)

Shares