Interior Design

Tip Menerapkan Rumah Hijau

By  | 

Cinta lingkungan bisa diawali dengan menerapkannya dari rumah Anda sendiri lho, Mamas. Mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga desain pada rumah tinggal Anda. Rumah hijau tak hanya ramah lingkungan tapi juga membuat Anda berkontribusi dalam menyelamatkan lingkungan.

Buatlah desain rumah yang memanfaatkan alam sebagai sumber tenaga rumah Anda dengan cara-cara berikut ini:

5

6

1. Jendela besar. Untuk menghemat listrik di siang hari, desainlah rumah dengan banyak jendela besar. Dengan begitu Anda tak membutuhkan AC saat udara dari luar bisa masuk dengan bebas ke dalam rumah.

2. Skylight. Rumah dengan skylight juga tak membutuhkan lampu di siang hari.

3. Panel surya. Penggunaan panel surya dalam rumah berguna untuk menyerap tenaga matahari di siang hari dan menggunakannya untuk menghangatkan air saat mandi, atau menyimpan energi guna mengaliri listrik rumah.

4. Tampung air hujan. Air hujan ini bisa digunakan untuk menyirami tanaman sehingga Anda lebih hemat air. Tampung air hujan ini dalam wadah bertutup, jadi jika sedang tidak turun hujan Anda bisa menutupnya agar tak menjadi sarang nyamuk.

8

35. Dinding hijau. Anda juga bisa membuat taman hijau di rumah tak hanya di taman tapi juga di bagian dinding rumah Anda. Menanam pohon di taman bisa memberikan udara segar dan menambah oksigen dalam rumah. Selain itu, pohon juga memberikan keteduhan dan melindungi rumah dari panas matahari langsung. Dinding hijau ini bisa memberikan tampilan unik pada rumah.

6. Kipas Angin. Anda bisa maenghemat biaya listrik dari penggunaan AC dengan menggunakan kipas angin. Pasang kipas angin di langit-langit sehingga efektif membuat ruangan terasa sejuk.

7. Pisahkan sampah. Biasakan selalu memisahkan jenis sampah berbeda. Pisahkan sampah yang dapat didaur ulang dan yang tidak dapat didaur ulang.

8. Cat. Daripada menggunakan cat minyak, Anda bisa menggantinya dengan cat latex untuk mengecat dinding rumah, karena cat jenis ini jauh lebih aman dibandingkan cat minyak. Jangan buang sisa cat ke aliran air karena kandungan racun yang ada di dalamnya.

9. Kurangi sampah. Sampah organik seperti sisa teh, dan kulit buah masih dapat Anda jadikan pupuk untuk tanaman Anda lho, Mamas.

10. Tutup panci saat memasak. Dengan menutup panci saat merebus air atau memasak, Anda dapat menghemat energi sampai dengan 70 %. Karena panas tidak terbuang keluar sehingga masakan Anda jadi lebih cepat matang.

11. Cek keran air. Jangan lupa mengganti yang baru bila keran Anda bocor. Keran yang bocor ini dapat membuang sekitar 24.000 liter air per tahun.

12. Ganti bohlam lampu Anda. Sebanyak 20 % biaya listrik rumah tangga adalah untuk penerangan. Salah satu cara termudah menghemat energi adalah dengan mengganti bohlam lampu Anda dengan lampu hemat energi. (Tammy Febriani/LD/Photo: Various)

Shares