Career

Aturan Memiliki Side Job

By  | 

Anda tercatat sebagai karyawan tetap di sebuah perusahaan. Namun Anda mendapat penawaran lain yang bersifat part time dengan pemasukan menggiurkan. Jika dihitung, pendapatan Anda akan meningkat cukup signifikan setiap bulan. Bisakah Anda mengerjakan semuanya sekaligus? Tentu bisa Mams, asalkan jangan sampai pekerjaan tambahan tersebut merugikan perusahaan, diri Anda sendiri juga keluarga. Agar semua seimbang, yuk simak aturan memiliki pekerjaan sampingan.

  • Utamakan pekerjaan tetap. Saat dinyatakan sebagai karyawan tetap oleh perusahaan tempat Anda bekerja, tentu saja Anda memiliki tanggung jawab besar untuk menyelesaikan tugas Anda dengan hasil maksimal. Oleh karena itu pastikan pekerjaan tambahan yang Anda lakukan sama sekali tidak mengganggu pekerjaan utama yang sudah dipercayakan perusahaan ya. ¬†Pastikan Anda mengerjakan pekerjaan sampingan di luar jam kantor dan tetap memprioritaskan pekerjaan utama di atas side job.
  • Jaga kerahasiaan pekerjaan sampingan. Tidak semua orang dalam perusahaan memahami rekan kerja yang memiliki side job, meskipun dalam kontrak kerja tidak ada peraturan yang mengatakan Anda tidak boleh melakukannya. Maka dari itu sebaiknya rekan kerja tidak perlu mengetahui side job Anda. Ceritakan saja pada keluarga dan teman di luar kantor.
  • Bukan di perusahaan kompetitor. Hal ini juga penting guna menghindari conflict of interest dari karya Anda sendiri. Dan biasanya perusahaan tidak akan mengizinkan Anda memiliki side job dari perusahaan pesaing. Dikhawatirkan Anda juga dapat membocorkan rahasia perusahaan ke perusahaan tersebut dan dinilai sebagai pengkhianat.
  • Perhatikan kesehatan. Bekerja setiap hari di kantor saja sudah cukup menguras energi dan pikiran apalagi jika Anda menambah load pekerjaan dengan melakukan side job. Jika beban terlalu berat tentu saja kesehatan Anda bisa terganggu. Perhatikan asupan Anda, jaga metabolisme tubuh dengan olahraga, dan pastikan istirahat Anda cukup. Batasi juga pengambilan side job Anda, jangan sampai overload.
  • Diskusi dengan keluarga. Sebelum mengambil pekerjaan sampingan yang ditawarkan, sebaiknya diskusikan dulu keuntungan dan kerugian yang didapatkan. Pekerjaan tambahan sedikit banyak akan memengaruhi waktu Anda bersama keluarga kan Mams. Jadi pastikan pasangan dan Si Kecil menyetujui pilihan Anda demi kebaikan bersama. (Karmenita Ridwan/LD/Photo: Dok. Smart Mama/Rici Linde, Model: Icha Felia)

Shares