Relationship

Privasi Antara Pasangan, Perlukah?

By  | 

Mamas, jujur dan terbuka dengan pasangan adalah hal terbaik yang sebaiknya ada dalam rumah tangga Anda. Namun tak semua hal seperti apa yang Anda pikirkan, mimpi-mimpi, ketakutan Anda, maupun fantasi harus Anda share juga kan Mams. Menurut konsultan pernikahan, Sheri Stritof, kejujuran dalam sebuah pernikahan bisa menjadi dua mata pedang. Oleh karena itu komunikasi yang terbaik antara pasangan adalah cermat dalam memilah mana yang harus Anda beritahu dan mana yang tidak pada pasangan. Untuk lebih detailnya, ikuti pembahasan Smart Mama berikut.

Hak akan Privasi

Sesungguhnya privasi memang hak setiap orang, Anda berhak merahasiakan sesuatu dari keluarga, teman, maupun rekan kerja sepenting apapun rahasia tersebut. Selain itu Anda juga berhak menghabiskan waktu seorang diri atau me time. Selain hal tersebut memang hak Anda, jika Anda dan pasangan bisa menghargai privasi masing-masing, keintiman antar pasangan juga tetap terjaga.

Jika Anda atau pasangan tidak bisa menghormati hak privasi masing-masing, lama kelamaan pasti salah satu akan merasa dikekang. Oleh karena itu, beri saja kepercayaan pada pasangan untuk mengambil haknya sebagai seorang manusia.

Apakah Harus Selalu Jujur dan Terbuka?

Yes, Mamas, Anda memang harus selalu jujur dan terbuka pada suami jika hal tersebut menyangkut hubungan Anda berdua atau keluarga yang jika tidak dibicarakan akan merugikan salah satu pihak. Termasuk urusan password gadget maupun password akun email dan sosial media. Dalam hal ini, suara hati Anda tidak bisa berbohong lho Mams, Anda pasti akan merasa bersalah jika rahasia yang ditutupi berkaitan dengan hubungan rumah tangga Anda, misalnya selingkuh, tidak membayar tagihan, atau tidak memberitahu penyakit yang Anda derita. Sebaiknya Anda jujur saja Mams, karena cepat atau lambat, hal tersebut akan terbongkar juga.

Jika rahasia yang Anda simpan berkaitan dengan pekerjaan, teman atau kerabat, serta masa lalu, Anda punya hak merahasiakannya. Apalagi jika memang pekerjaan Anda confidential atau teman Anda tidak ingin rahasianya diketahui siapapun. Untuk perkara masa lalu, ada baiknya tidak perlu semua Anda buka, toh itu sebelum Anda bertemu dengannya. Jangan memperkeruh hubungan dengan cerita yang sudah lewat.

Kapan Harus Membuka Rahasia pada Pasangan?

Jika ada rahasia besar yang ingin Anda ceritakan pada pasangan, sebaiknya cari waktu yang tepat saat Si Dia sedang relaks dan tenang. Hindari membicarakan sesuatu yang penting seperti akan tidur, saat Anda stres, ketika Anda berdua sedang terlibat pertengkaran, atau saat salah satu dari Anda sedang lelah dan sakit. (Karmenita Ridwan/LD/Photo: istockphoto.com)

Shares